Text
Fortunali
Ketika lahir, mungkin orangtuaku ingin agar aku selalu dihujani keberuntungan, sehingga aku diberi nama Dewi Furtuna. Namun, hidup yang keras membuatku menjelma menjadi gadis yang keras dan mudah naik darah. Jangan sekali-kali berani melawan Dewi Fortuna. Selain juara lomba debat, aku juga hobi tinju. BAgiku tinju adalah aktivitas yang paling menyenangkan di dunia.
***
Aku muhamad Ali. tapi alu sama sekali tidak ada potongan petinju. Gara-gara ayahku fans-nya nomer satu, aku jadi ikut-ikutan mengagumi petinju pemberani itu. Tapi aku sangat tidak suka kekerasan, damai-damai sajalah. Lagipula banyak cewek yang suka deket-deket denganku. Mungkin karena tampangku yang (ehm) nggak malu-maluin kalau diajak jalan.
***
Bagaimana jadinya, kalau Dewi Fortuna yang pemarah bertemu dengan Muhamad Ali yang pengalah? Apakah mereka akan jadi pasangan keberuntungan atau justru pusaran badai (fortunali) yang tak pernah tenang? Pertemuan kaduanya pun diwarnai badai kecil yang lama-lama membesar. Mulai dari perginya kakak Dewi ke Hongkong, Ali yang serba tidak tegas, teman-teman Ali yang kocak tapi menjengkelkan, dan pertengkaran-pertengkaran yang tidak ada habisnya.
"Seharusnya semua remaja bisa berpikir seperti Dewi Fortuna...."
Ali Muakhir, Penulis novel komik remaja best seller serial Si Olin.
| PMBB0082 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain