Text
Benih Cinta Terlarang
"Entah berapa banyak benih yang kusemai. Tersia-siakan terbengkalai. Aku tetap melangkah dengan abai. Membiarkan tangis mereka menganak sungai."
Benar kata pepatah, berhati-hatilah dalam melangkah. Sebab langkah salah suatu ketika menjadi masalah.
Adalah Bugi, pria paruh baya yang dibayang-bayangi dosa masa muda. Menikmati masa tuanya dengan kegelisahan. Satu demi satu yang ditabur di masa lalu, muncul dengan membawa bendera dendam.
Mampukah ia bertahan dan merendam?
| PMBB0035 | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Tidak tersedia versi lain