Text
Dunia Dari Keping Ingatan
Kau robek sejarah kampung ini seperti memutus lelayangan dari tali, tapi kemanakah kami pergi? Dimanakah kami kembali? Ke arah mereka kami tak sampai, ke arah kalian kami terabai.
F. Aziz Manna adalah penyair berbakat yang pernah memenangi Kusala Sastra Khatulistiwa 2016. Puisi-puisi dalam Dunia dari Keping Ingatan menghadirkan kembali wajah sebuah kota yang terhapus dari peta karena kecerobohan dan keegoisan sekelompok manusia. Kampung menghilang, kubur leluhur tenggelam, rumah berlayar di atas lumpur. Para penghuninya hanya abadi dalam berita.
Berlatar belakang peristiwa Lumpur Sidoarjo, Dunia dari Keping Ingatan menggiring kita menikmati sebuah perjalanan menyusuri kenangan tanpa monumen, mengecap manisnya cerita masa lalu yang tak berjejak, sekaligus menyesap kegetiran yang tak kunjung pergi.
Buku ini berisi kumpulan-kumpulan puisinya yang banyak bertemakan tentang lingkungan sosial. Puisi-puisi karya Aziz ini terinspirasi dari tenggelamnya sebagian wilayah di Kecamatan Porong, Sidoarjo karena terus meluapnya semburan lumpur yang berasal dari tanah akibat kesalahan segelintir manusia tak bertanggung jawab yang terkenal dengan sebutan lumpur lapindo. Buku ini berisi keharuannya melihat keadaan tanah yang dulunya dihuni ribuan anak manusia kini rata menjadi lautan lumpur.
| PMBB0154 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain