Text
Jejak Khulafaur Rasyidin 5: Melawan Pemberontakan Nabi Palsu & Kaum Murtad
Menapaktilasi Jejak Perjuangan Para Sahabat Jika Islam merupakan sekumpulan nilai dan ajaran yang sangat luhur, sejarah Islam?terutama sejarah Nabi shallallahu ?alaihi wa sallam dan para sahabatnya radhiallahu ?anhum ?merupakan contoh nyata dari pengejawantahan nilai dan ajaran tersebut di alam realita. Setiap orang yang mempelajari Islam. akan menerima gambaran tentang nilai dan ajaran Islam. Gambaran ini hanya tersimpan di alam pikirannya. Namun, ketika membaca sejarah Islam, dia akan melihat semua itu terwujud di alam nyata.
Membaca sejarah Islam, bukan hanya sekadar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa yang telah terjadi atau sekadar menikmati kisah-kisah umat terdahulu. Namun, membaca sejarah Islam sejatinya untuk mendapatkan gambaran utuh tentang hakikat ajaran Islam yang terealisasikan dalam jejak kehidupan Rasulullah shallallahu ?alaihi wa sallam dan para sahabatnya terutama Khulafaur Rasyidhin. Kemudian, mengambil suri teladan dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Rasulullah shallallahu ?alaihi wa sallam bersabda, ?Ikutilah sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapatkan petunjuk. Gigitlah sunnah itu dengan geraham kalian (berpegang teguhlah kepadanya dengan sebenar-benarnya),? (HR. Abu Dawud). Buku ini akan mengajak Anda menapaktilasi jejak perjuangan para sahabat dalam mempertahankan Islam dari rongrongan kaum murtad dan nabi-nabi palsu sepeninggal Nabi Anda akan mendapatkan beberapa sajian pembahasan menarik, di antaranya:
Sebelum wafat, Rasulullah mempersiapkan pasukan di bawah pimpinan Usamah bin Zaid untuk berperang melawan Romawi. Setelah beliau wafat, Usamah meminta Khalifah Abu Bakar untuk menunda rencana keberangkatan pasukan agar bisa menghadapi pemberontakan kabilah-kabilah yang murtad. Namun, Abu Bakar menolak. Apakah yang melatarbelakangi keputusannya itu
Sepeninggal Nabi banyak dari kabilah Arab yang enggan membayar zakat. Abu Bakar pun memutuskan untuk memerangi mereka. Pada awalnya, sebagian sahabat seperti Umar bin Khathab menolak rencana ini. Namun, Abu Bakar tetap bersikeras untuk itu. Apa alasan Abu Bakar berbuat demikian dan apa alasan Umar menolaknya?
Saat berlangsungnya Peperangan Riddah, muncul kebijakan Abu Bakar untuk membukukan al-Qur?an. Peristiwa apakah yang melatarbelakangi kebijakan itu?
| ALQ0171 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain